Kunker Komisi III DPRD Minut ke MSM

0
4
Komisi III DPRD Minut & PT MSM/TTN

Paparan.ID Minut – Komisi III DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Minahasa Utara Kunker (Kunjungan Kerja) ke PT MSM/TTN (PT Meares Soputan Mining (MSM)/PT Tambang Tondano Jaya Nusantara). Kunjungan kerja yang dipimpin oleh Ketua Komisi III Polce Sundalangie yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara Olivia Mantiri, menyikapi banyak hal yang menjadi bagian dan fungsi dari DPRD dalam ini Komisi III. Beberapa personil Komisi III DPRD Kabupaten Minahasa Utara saat memasuki sesi tanya jawab langsung “membombardir” pihak perusahaan yang diwakili oleh bagian yang berkompeten dengan permasalahan tenaga kerja dengan departemen yang menangani sesuai tupoksi (Tugas pokok dan fungsi) masing-masing yaitu, Training dan Performance Superintendent/Juan dan Manager Community, pengawas serta senior External Relation/Jelly K maramis.

Personil Komisi III mempertanyakan perihal perimbangan tenaga kerja lokal dan non lokal yang dipekerjakan oleh pihak PT MSM/TTN dan sejumlah perusahaan kontraktor yang berada di bawah perusahaan Emas tersebut. Arnold Lamuni, Gerrit Luntungan, Josep Dengah dan Herri Umboh hampir mempertanyakan hal yang sama yaitu masalah perimbangan tenaga kerja dan kontraktor lokal yang dipekerjakan oleh pihak perusahaan. “Jelas kami mempertanyakan mengenai perimbangan penempatan tenaga kerja lokal, baik jumlah tenaga kerja lokal yang dipekerjakan maupun tenaga kerja lokal yang menempati posisi penting di perusahaan MSM/TTN “pukas Arnold Lamuni.

Kunker Komisi III DPRD Minut ke PT MSM/TTN

Senada dengan itu Gerrit Luntungan juga mempertanyakan pemenfaatan kontraktor lokal di perusahaan emas Likupang Timur tersebut. “Kami mempertanyakan pemanfaatan kontraktor lokal yang ada di PT MSM/TTN, apakah seimbang atau ada ketidakseimbangan. Hal ini perlu juga untuk memanfaatkan potensi kontraktor local.” Ujar Luntungan.

Menanggapi pertanyaan para personil Komisi III DPRD Minut, pihak PT MSM/TTN menjelaskan jika dalam perekrutan tenaga kerja pihak perusahaan melakukan screening sesuai dengan prosedur penerimaan karyawan dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal yaitu masyarakat Lingkar Tambang dan seputaran Minahasa Utara. Sedangkan untuk kontraktor, beberapa kontarktor lokal justru mendapat perhatian dari pihak perusahaan. “Penerimaan karyawan memang melalui proses screening dan dilakukan sesuai standar penerimaan karyawan dengan memprioritaskan tenaga kerja lokal  baik masuk Lingkar Tambang maupun yang berada di Kabupaten Minahasa Utara pada umumnya.” Ujar Jelly K Maramis sebagai Senior External Relation PT MSM/TTN.

Senada dengan Maramis, Training dan Performance Superintendent/Juan menegaskan baik perekrutan dan pemanfaatan tenaga kerja di PT MSM/TTN sejak awal sudah melalui proses yang sesuai dengan aturan tenaga kerja dan juga tenaga kerja lokal menjadi prioritas. “Sejak awal perekrutan dan pemanfaatan tenaga kerja sudah melalui proses perekrutan yang mengacu pada aturan serta prioritas tenaga kerja lokal dan sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan” pukasnya.

Komisi III DPRD Minut juga memberikan apresiasi kepada pihak PT MSM/TTN yang selama ini banyak membantu masyarakat baik yang ada di Lingkar Tambang dengan berbagai program beasiswa ke luar negeri maupun bantuan lainnya yang rutin disalurkan oleh pihak Perusahaan MSM/TTN.

(VM)

Sharing is caring

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here